Majelis Jemaat GPIB Solo Utara periode 2012-2017

Therefore go and make disciples of all nations, baptizing them in the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit, and teaching them to obey everything I have commanded you. And surely I am with you always, to the very end of the age. (Matthew 28:19-20)

HUT PELKAT GP

Flee the evil desires of youth and pursue righteousness, faith, love and peace, along with those who call on the Lord out of a pure heart. (2 Timothy 2:22)

Retreat PELKAT PT 2012

Don't let anyone look down on you because you are young, but set an example for the believers in speech, in conduct, in love, in faith and in purity. (1 Timothy 4:12)

Persembahan Pujian nuansa Keroncong oleh PELKAT PKB

I lift up my eyes to the mountains— where does my help come from? My help comes from the Lord, the Maker of heaven and earth. (Psalm 121:1-2)

Pemain Drama dan Crew NATAL 2012

Therefore, I urge you, brothers and sisters, in view of God’s mercy, to offer your bodies as a living sacrifice, holy and pleasing to God—this is your true and proper worship. (Romans 12:1)

Perayaan Natal PELKAT Lanjut Usia

Even to your old age and gray hairs. I am he, I am he who will sustain you. I have made you and I will carry you; I will sustain you and I will rescue you. (Isaiah 46:4)

This is default featured slide 7 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 12 Januari 2013

Menang Atas Trauma


Yosua 8:1
(1) Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Janganlah takut dan janganlah tawar hati; bawalah seluruh tentara dan bersiaplah, majulah ke Ai. Ketahuilah, Aku serahkan kepadamu raja negeri Ai, rakyatnya, kotanya dan negerinya,

Salah satu persoalan serius dlm diri banyak org yg bahkan sudah terlibat dlm pelayanan adalah TRAUMA KEGAGALAN masa lalu.

Yosua menang lawan Yerikho, namun gagal dlm menghadapi Ai, kegagalan ini menimbulkan TRAUMA MENDALAM.

Persoalan kita, lebih banyak memandang AI dari pada YERIKHO; kalaupun kita mengingat Yerikho, malah jadi sombong.

Kita hrs ingat YERIKHO, utk mengingat betapa BAIK dan DAHSYAT nya Tuhan;
Namun kita hrs mengingat AI, utk menyadari betapa LEMAH dan TERBATAS nya kita.

Yosua menang atas TRAUMA, dgn beberapa langkah sederhana:

1. Belajar dari setiap kegagalan, dan tdk mengulanginya
2. Tetap pandang kedepan, milikilah mental kemajuan
3. Miliki hati yg tegar
4. Lebih memperhatikan apa yg Tuhan sampaikan, dari pada segala tuduhan yg menekan hati.


oleh : Ps. Gilbert Lumoindong

Kamis, 10 Januari 2013

Responsibility = Response Ability

Dearly beloved,

Saya pernah mendengar seorang teman mengatakan sebuah anekdot perihal tanggung jawab. Teman saya mengatakan dalam sebuah percakapan ringan dengan nada bercanda, "Itu masalah gampang, nanti biar kita yang tanggung jawab. Kamu yang nanggung, saya yang jawab!" Dan gelak tawa pun terjadi. Kalau hanya menjawab saja mungkin banyak orang yang bersedia, tetapi masalahnya lalu siapakah yang bersedia menanggungnya? 

Benarkah definisi dari tanggung jawab seperti yang dilontarkan dalam cerita di atas? Mungkin sebagian dari kita berpikiran seperti kata-kata rekan saya tadi. Namun bila kita melihat kata responsibility, memiliki makna response ability, kemampuan untuk merespon/menanggapi. Dapat disimpulkan bahwa tanggung jawab mempunyai arti kemampuan menanggapi sesuatu. Ketika kita mendapat sebuah tugas, bagaimana kita mengerjakannya, itu adalah tanggung jawab. Saat kita menduduki jabatan/peringkat tertentu, bagaimana kita bersikap, itu adalah tanggung jawab. Sewaktu masalah terjadi dalam kehidupan kita, bagaimana kita meresponnya, itu adalah tanggung jawab. Bahkan apabila seseorang bersikap buruk terhadap kita, bagaimana kita bersikap kepada orang itu adalah merupakan tanggung jawab juga!

Kedewasaan seseorang dapat diukur dari kemampuannya merespon segala sesuatu yang terjadi dalam dirinya. Saksi-saksi iman yang tertulis dalam Ibrani pasal 11 tidak mungkin dapat mencapai tingkatan yang luar biasa bila pandangan mereka hanya tertuju pada besarnya permasalahan. Tetapi Alkitab mencatat bahwa para saksi iman mengarahkan pandangannya pada bagaimana merespon tantangan-tantangan yang sedang mereka hadapi.Itulah tanggung jawab! 

Kita tidak dapat selalu memilih apa yang akan terjadi pada diri kita, tapi kita selalu dapat memilih bagaimana kita menanggapinya.
Best Regards,
Diambil dari : Isi Hati Bapa
 
"Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu." - Matius 25 : 23

Selasa, 08 Januari 2013

Hari Demi Hari yang Berjalan dengan Baik

http://4.bp.blogspot.com/-Aj8L_w2U54w/T2wgj6HwLhI/AAAAAAAAAzA/QpzlcRvudjw/s1600/Good+Morning.jpgApakah Anda bersukacita hari ini? Allah memanggil kita untuk bersukacita. Seperti Paulus bersikacita di penjara; Daud menulis mazmur di padang gurun; Yunus berdoa di perut ikan; Paulus dan Silas menyanyi di penjara; Sadrakh, Mesakh, dan Abednego menguatkan hari di perapian yang menyala-nyala; Yohanes melihat surga di tempat pembuangannya; dan Yesus berdoa di taman penderitaan ... Dapatkah kita bersukacita tepat di tengah hari yang kita jalani ini?

Bayangkan perbedaannya bila kita melakukannya.

Seandainya di hari yang penuh masalah.... Anda bertekad untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Anda memilih untuk tidak minum-minum, atau bekerja berlebihan, atau kawatir, tetapi menghadapinya dengan baik. Anda menjadi lebih percaya. Tidak stres. Lebih bersyukur. Tidak menggerutu. Dan tahukah Anda? Sebelum Anda menyadarinya, hari itu sudah berlalu dan yang mengherankan, berlalu dengan baik.

Bahkan sedemikian baiknya sampai-sampai Anda bertekad untuk melakukan hal yang sama keesokan harinya. Hari itu tiba dengan berbagai rintangan san masalahnya, tetapi secara umum, melewati hari Anda dengan cara yang berbeda, hasilnya tidak sia-sia! Anda melakukannya lagi hari berikutnya, dan hari berikutnya lagi. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan bulan berganti bulan. Tanpa Anda sadari, tahun demi tahun Anda sudah menjalani setiap hari dengan baik.

Begitulah caranya kehidupan yang baik dibangun. Satu demi satu hari yang baik dijalani.

TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; 
Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya
Nahum 1:7

Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, 
akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.
Yeremia 31:13

Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; 
di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, 
di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Mazmur 16:11

oleh : Max Lucado

Ucapan Cinta Terakhir

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6rJos82kxVcgPHfduC-4I0JmjQfmpokGA7O5O66AyBGO0IG2sjHokUbBoAhkdnDO7IpIyuSQnGcebH3bzEVpeh1CloXckXcOBxXChkSVsJH0qPfCsd1OjyQ2FKQiWEtFwrsEzI5Rvi7Y/s1600/23+Tanda+Lelaki+Benar-benar+Jatuh+Cinta+dan+Setia+pada+Kekasihnya+dengan+Tulus+Ikhlas.jpgSuami Carol meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tahun lalu. Jim, yang berusia 52 tahun, sedang mengendarai mobil dari tempat kerjanya menuju ke rumah. Mobilnya bertabrakan dengan mobil seorang remaja yang menyetir dalam keadaaan mabuk berat. Jim mati sekerika. Sementara remaja itu dirawat di ruang gawat darurat tidak lebih dari dua jam saja.

Peristiwa itu meninggalkan suatu jalinan ironi: Saat itu adalah hari ulang tahun Caro, dan Jim menyimpan dua tiket pesawat terbang ke Hawai di sakunya. Ia sedang berencana memberi kejutan bagi Carol. Namun, ia justru tewas akibat perbuatan seorang pengemudi mabuk.

"Bagaimana engkau sanggup bertahan menghadapi cobaan itu?" Akhirnya, saya bertanya kepada Carol setahun yang lalu.

Matanya dibanjiri oleh air mata. Saya pikir saya telah salah bicara, namun dengan lembut ia memegang tangan saya dan berkata,"Tidak apa-apa, saya memang ingin menceritakannya kepadamu. Pada hari pernikahan kami, saya berjanji tidak akan pernah mengizinkannya meninggalkan rumah pada pagi hari tanpa ucapan cinta dari saya. Ia pun menjanjikan hal yang sama. Kebiasaan itu sering menjadi gurauan bagi kami berdua, namun kerika anak-anak lahir, kerap kali sulit bagi kami untuk selalu menepati janji itu. Saya pernah berlari di halaman rumah, sambil mengucapkan "aku cinta padamu", walau gigi saya merapat kuat karena marah. Pernah juga saya sengaja mendatangi kiantornya hanya untuk menyelipkan pesan itu di mobilnya. Hal itu benar-benar tantangan yang mengasyikkan.

"Kami saling menciptakan banyak kenangan tentang bagaimana kami saling berupaya mengucapkan 'aku cinta padamu' tiap-tiap hari."

"Pada pagi ketika Jim meninggal, ia meninggalkan sebuah kartu ulang tahun di sapur dan menyelinap keluar menuju mobilnya. Ketika saya mendengar mesin mobilnya dihidupkan, saya berpikir, Oh, tidak semudah itu, Bung. Jadi saya bergegas keluar dan menggedor-gedor jendela, sampai ia menurunkan kaca mobil. 'Pada hari ulang tahunku yang kelima puluh ini, Pak James E. Garret, aku, Carol Garret, menyatakan keinginan untuk tetap melanjutkan kebiasaan saling mengucapkan aku cinta padamu!'"

"Saya sanggup bertahan menjalani kehidupan ini karena saya tahu bahwa kalimat terakhir yang saya ucapkan kepada Jim adalah,'AKU CINTA PADAMU!'"

CINTA
Cinta tak pernah bertanya berapa banyak yang harus saya lakukan,
namun berapa banyak yang dapat saya lakukan.
-Frederick A. Agar

Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.
-1 Yohanes 4:7
diambil dari : KISAH KASIH ALLAH

Kamis, 03 Januari 2013

Memahami Momentum

“Doing the best at this moment puts you in the best place for the next moment.” - Oprah Winfrey

Sebut saja NN, seorang yang memiliki suara merdu dan ingin menjadi penyanyi. Dia pernah mencoba untuk menjadi penyanyi profesional bahkan memiliki album sendiri. Tetapi ternyata perjuangannya sangatlah berat, dan dia pernah gagal. Sampai suatu saat, dia mengikuti acara ajang unjuk bakat menyanyi di salah satu stasiun televisi (inilah yang dinamakan momentum). NN termasuk kontestan dengan pendukung terbanyak, karena memang dia memiliki suara yang merdu. Pada akhir kompetisi ternyata NN keluar sebagai pemenang pertama. Dan visinya untuk memiliki album rekaman pribadi dapat terwujud. NN mampu meraih sesuatu yang diimpikannya, karena NN mampu mensinergikan talentanya dengan Momentum yang terjadi. Sesuatu yang sebelumnya tidak mampu diraihnya, pada akhirnya mampu diraihnya karena adanya Momentum.

Lalu, apa sebenarnya Momentum itu? Momentum adalah saat, kondisi, keadaan yang memiliki potensi untuk memampukan kita meraih suatu keberhasilan. Momentum memampukan kita meraih sesuatu yang sebelumnya tidak mampu kita raih.

Kali ini, saya akan membagikan beberapa hal berkaitan dengan Momentum. Semoga bermanfaat!

Pertama, Momentum hanya terjadi sesaat/temporer (tidak abadi). Untuk itu, manfaatkan momentum dengan sebaik mungkin. Momentum bisa diterjemahkan sebagai kesempatan yang sangat berpotensi mengubah kehidupan kita secara signifikan. Ketika Anda merasa saat ini sedang dalam “lingkup” momentum terhadap sesuatu hal yang sudah lama Anda impikan, maka saya sarankan segera ambil sebuah keputusan. Momentum tidak menunggu selamanya!

Kedua, dituntut sebuah kepekaan untuk dapat merasakan momentum. Karena seringkali momentum terjadi begitu saja, seperti sebuah anugerah. Jadi, latihlah kepekaan untuk mengenali momentum. Mengapa kita perlu melatih kepekaan dan kecepatan dalam merespon momentum? Jawabannya adalah karena momentum seringkali hanya berlangsung temporer, seperti yang sudah ditulis pada poin sebelumnya.

Poin ketiga, kita mampu menciptakan sebuah momentum. Jika pada poin kedua, momentum yang terjadi adalah sebuah anugerah, maka di sisi yang lain, sesungguhnya kita memiliki kemampuan untuk menciptakan momentum. Dengan memotivasi diri dan juga memotivasi orang-orang di bawah pimpinan kita, maka momentum dapat tercipta, namun hal ini bukanlah yang yang mudah. Terus berjuang untuk dapat menciptakannya!

Keempat, ketika momentum sudah dan sedang terjadi, PERTAHANKAN! Anggap momentum sebagai sebuah harta yang berharga. Jangan pernah menyia-nyiakannya atau kita akan menyesal. Momentum memang hanya sesaat (seperti yang dijelaskan pada poin pertama), tetapi kita mampu meneruskan momentum yang terjadi supaya dapat terjadi lagi, sehingga momentum yang sedang kita alami dapat berlangsung lama.

Kelima, ciptakan kemenangan demi kemenangan. Karena kemenangan dapat menjadi pemicu terjadinya momentum untuk meraih kemenangan berikutnya. Inilah yang disebut dengan kemampuan memperpanjang momentum. Poin terakhir, jangan terbuai dengan kemenangan! Karena rasa puas diri adalah racun mematikan bagi momentum. Dengan kata lain “ciptakan kemenangan, kemudian lupakan kemenangan untuk meraih kemenangan berikutnya". Pemenang sejati akan mencari tantangan yang lebih besar untuk ditaklukan, dan hal ini membutuhkan semangat berani gagal untuk mencoba. Bukan hanya rasa puas diri karena keberhasilan. Pilihannya dua, "Lihat ke belakang dan engkau akan tersandung" atau "Lihat ke depan dan engkau akan melesat"

by : Daniel Raharjo, S.Kom

Siapakah Aku ?

Inilah kesaksian Alkitab mengenai "siapakah kita setelah menerima Yesus Kristus sebagai juru selamat"


Aku adalah anak Allah. (Yohanes 1:12)

Aku adalah bagian dari Pokok Anggur yang benar dan hidup Kristus mengalir di dalamku. (Yohanes 15:5)

Aku adalah saksi pribadi untuk Kristus dan aku diutus untuk menceritakan tentang Dia. (Kisah Rasul 1:8)

Aku bebas dari segala penghukuman. (Roma 8:1)

Aku adalah ahli waris bersama dengan Kristus, yang mewarisi kemuliaan-Nya. (Roma 8:17)

Aku tidak dapat dipisahkan dari kasih Allah. (Roma 8:35)

Aku adalah bait Allah. (1 Korintus 3:16)

Aku adalah ciptaan baru. Yang lama telah diampuni dan sekarang semuanya menjadi baru. (2 Korintus 5:17)

Aku telah disalibkan bersama dengan Kristus, karena itu sekarang Kristus hidup di dalamku. (Galatia 2:20)

Aku adalah orang kudus. (Efesus 1:1)

Aku adalah warga negara surga dan sekarang aku memiliki tempat di surga. (Efesus 2:6)

Aku adalah buatan Allah. (Efesus 2:10)

Aku memperoleh jalan masuk kepada Tuhan melalui Roh Kudus-Nya. (Efesus 2:18)

Aku adalah benar dan kudus. (Efesus 4:24)

Aku dapat mengerjakan segala sesuatu di dalam Kristus yang memberi kekuatan kepadaku. (Filipi 4:13)

Aku adalah sempurna di dalam Kristus. (Kolose 2:10)

Aku dipilih, dikuduskan dan dikasihi oleh Allah. (Kolose 3:12)

Aku memiliki roh kekuatan, kasih dan penguasaan diri. (2 Timotius 1:7)

Aku adalah anggota dari bangsa yang terpilih, imamat rajani dan umat kepunyaan Allah. (1 Petrus 2:9,10)

Aku dilahirkan kembali dalam Kristus dan si Jahat tidak akan dapat menjamahku lagi. (1 Yohanes 5:18)

Recent Posts